Kalahkan Kadal di Otakmu !

Hidup terlalu optimis bisa membahayakan, nanti bias buat orang over-acting dan akhirnya memalukan. Tapi jadi orang yang pesimis juga bisa membunuh diri. Kemana-mana takut, mau ini takut, mau itu mikir-mikir sampe sebulan. Laah itu mah keburu berasnya dipatok ayam….(eh betul gak..?)

Kalau kalian mendengar kata pesimis, terbayanglah sedikit apa itu maksudnya kan? Ketika kita berfikir ini itu dengan segala kemungkinan dan ketakutan. Semakin kita menakuti suatu hal semakin kuat pula si otak kadal ini. Si kadal ini akan terus membesar dengan menghasut kita untuk tidak melakukannya dengan alih-alih untuk tidak mengambil resiko yang besar. Si kadal bakal terus menghalangi tekad kita dengan segala alas an.
Contoh sederhana yang dekat dan sering kita temui disekitar. Yaitu ketika lagi Qur’anic Camp di Curug Cinaga, ada salah satu temen kita yang ga ikut lompat. Alasannya bikin ngakak, “nggak bisa lompat, takut ketinggian, takut nanti nggak muncul di permukaan airnya”. Nah itu karena kadal di otak anda terus bergerak meyakini bahwa anda nggak akan muncul di permukaan air atau anda anyut terbawa arus air dan pulang hanya tinggal nama (wooohh…)
Hasilnya apa? Anda malah jadi bulan-bulanan temen anda buat diledekin, gaya maco tapi takut ketinggian, mereka ketawa dan anda mencari alas an untuk membenarkan diri. Nah selebihnya harus diluruskan. Niat temen anda sebenarnya bagus supaya rasa pesimis anda kalah ketika anda langsung terjun merasakannya, hanya saja temen anda sedikit menyinggung perasaan anda (hoho…). Karena ketika itu sudah terjadi, secara tidak langsung anda bakal berfikir ternyata anda bisa. Toh belum ada kan yang lompat nyebur ke air lalu nggak nongol di permukaan lagi?

Tapi si kadal nggak selamanya jahat, ketika kalian ingin melakukan hal negative (contoh) coba-coba pengen merokok, pasti ada pikiran “ah jangan takut ketauan” “eh perasaan rokok bikin kanker deh, jangan ah takut” nah itu adalah pemikiran dari si kadal juga.

Apasih itu? 

Otak kadal didalam ilmu kedokteran disebut juga amyglada (berada dibagian belakang struktur otak tepatnya di bawah otak besar). Amyglada akan bekerja seiring dengan kerja otak hanya saja dalam arah berlawanan atau bersifat negative. Otak kadal lebih menyukai kita untuk bersikap damai saja tanpa melakukan sesuatu. Hidupnya penuh hasutan seperti, “udahlah diem aja, ngapain ambil pusing,” atau kalau anda lagi gagal “Tuhkan dibilangin juga apa, mending gak usah.”

Mengapa disebut Kadal?
Perumpamaan para pakar menyebutkan lizard (kadal) cenderung mempunyai sifat untuk melarikan diri dari musuhnya. Karena itu, Amyglada sering disebut sebagai si kadal.

Gimana caranya ngalahin si kadal ini?

Cara ngalahinnya gampang, Pertama jangan pernah berpikir kemungkinan kedua diawal karena kalau gitu si kadal bakal ngajak kita ambil yang kedua bukan prioritas yang utama. Yang Kedua jadilah orang nekad, siap ambil resiko. Gak percaya? Coba deh kalian tengok kisah-kisah orang yang sukses diluar sana. 

Komentar

Postingan Populer