Ra-ma-dhan

Sebagai rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan yang tinggal hitungan hari, blog ini akan menshare sedikit dari makna Ramadhan nih ya. ehmm.. (mulai ngomong serius)

Ramadhan secara leksikal atau bermakna asli : membakar, amat panas.
Kita harusnya bangga menyaksikan semangat beribadah yang timbul saat bulan Ramadhan, tapi dalam kebanggaan tersebut kita lebih patut lagi bersedih karena fenomena yang ada adalah seakan-akan masyarakat menyembah Ramadhan itu sendiri, dan bukan menyembah Tuhannya Ramadhan, kalau memang kita menyembah Tuhannya Ramadhan, maka tidak seharusnyalah kita bermalas-malasan beribadah di luar bulan Ramadhan tersebut.

Ramadhan adalah sebuah kata yang terbentuk dari 5 huruf, , , , , dan , dan setiap hurufnya memiliki makna tertentu.

Pertama,
Dari kata رحمة, yaitu rahmat atau kasih sayang. Di bulan Ramadhan, Allah mencurahkan kasih sayangNya melalui berbagai aspek ibadah dan pengamalan nilai-nila keagamaan. Bukan hanya muslim, bahkan non muslim pun terkadang mendapatkan rizqi di bulan Ramadhan. Itu semua karena Allah memberikan kasih sayangNya yang tak terhingga.

Kedua,
Dari kata مغفرة, yang artinya ampunan. Sangat banyak pemahaman bahwa bulan Ramadhan bulan penuh ampunan, bulan dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka. Banyak nilai-nilai ibadah yang bisa mengantarkan kita kepada ampunan Allah atas dosa-dosa kita, bahkan yang telah lalu. Walau hanya semisal memberi makan orang yang berpuasa saja sudah bisa mengampuni dosa. seperti hadits nabi yang artinya ‘barangsiapa yang memberi makan orang yang sedang puasa niscaya dosa-dosanya akan diampuni’.

Ketiga,
Dari kata ﺿﺄﻋﻒ, berarti berlipat ganda. Di bulan Ramadhan, semua kegiatan ibadah dilipat gandakan nilai pahalanya dibandingkan dengan mengerjakannya di bulan yang lain.

Keempat,
Dari kata ﺃﻟﻓﺔ yang mempunyai arti kelembutan. Salah satu tujuan puasa juga adalah untuk melatih diri kita supaya menjadi pribadi-pribadi yang lembut dan baik hati dalam fikiran, prasangka, kepekaan dan lain sebagainya. Puasa akan melatih kita untuk merasakan lapar dan haus karena tidak makan dan minum, jadi hati kita bisa lembut dan kepekaan kita muncul kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu, hidup berjuang tiap hari dengan kelaparan dan kesempitan.

Kelima,
Huruf terakhir ini berasal dari kata نعمة, yaitu nikmat. Nikmat di dunia Allah berikan kepada kita semua, terlebih di bulan Ramadhan. Dari nikmat yang terkecil berupa buka puasa misalkan, atau juga nikmat bisa bersilaturahim dengan keluarga yang mungkin sudah lama tidak berjumpa, dengan momentum idul fitri, kita bisa menyambung lagi tali silaturahim. Ada juga nikmat terbesar yang bisa kita rasakan,yaitu nikmat diturunkannya kitab suci Al-Qur’an di bulan Ramadhan pada malam yang mulia yang disebut malam lailatul qodar, sehingga mengisi malam tersebut dengan ibadah merupakan nikmat yang agung sebagaimana agungnya malam tersebut.


Nah, jadi, kita sebagai muslim yang taat harus senantiasa memaknai dan mengisi bulan Ramadhan kali ini dengan penuh keimanan dan pengharapan ridho Allah SWT. Semoga kita bisa menjadi lulusan terbaik dari kampus Ramadhan tahun ini. Wallahu A’lam bis showaab.
terakhir,
"Selamat menunaikan ibadan puasa!^^"
(ym)

Komentar

Postingan Populer