Change!
“Tidak ada kemajuan
tanpa perubahan. Orang-orang yang tidak bisa mengubah pikirannya tak akan
mengubah apapun” – George Bernard Shaw
Dunia serba berubah, namun ada satu yang tidak pernah berubah di dunia ini yaitu
PERUBAHAN itu sendiri. Oleh karena itu banyak sekali pakar, tokoh dan teori
yang membahas fenomena ini, sesuatu yang akan terus ada sepanjang hidup manusia
(betul tidak..?)
Perubahan bisa dilihat dalam berbagai konteks : pribadi, keluarga, organisasi, masyarakat, Negara
hingga dunia.
Mengapa perubahan penting dalam
kehidupan?
1. Perubahan merupakan tanda kehidupan
2. Perubahan adalah watak dari alam. Jadi semua
memang terkena hokum perubahan, siapa yang berani menentang hokum alam?. Kalau masih
ingin hidup ya mesti berubah. Bosen kali kalau gitu-gitu aja..
3. Dibalik setiap perubahan terkandung harapan. Dan
untuk zaman seperti sekarang “hope/harapan”
ini sangat berharga sekali.
Apakah perubahan akan datang dengan sendirinya?
Apakah perubahan akan datang dengan sendirinya?
Jawaban tunggal : TIDAK. Kita tidak bisa menganggap
perubahan taked for granted bakal
datang dengan sendirinya dari langit, “sesungguhnya Allah sekali-kali tidak
akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum,
hingga kaum itu mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri” (QS
Al-Anfal : 53)
Apa modal kita untuk sukses dalam perubahan?
Apa modal kita untuk sukses dalam perubahan?
1. Mind-set : pola piker dan niat yang
kuat untuk maju dan berubah.
2. Knowledge : ilmu sebagai landasan
perubahan. Kalau tidak ada ilmunya nanti kita tidak tahu arah jalannya. Dengan belajar
sebenarnya sudah setahap menuju perubahan, karena kita menambah ilmu dan
memompa semangat kita.
3. Strategic Plan : rencana-rencana apa
yang perlu kita canangkan untuk mencapai perubahan yang kita inginkan. Tentu sesuai
kapasitas manusia dan kemampuan diri kita masing-masing tahap dan peran tanggung
jawab yang terlibat dalam perubahan itu.
4. Act (amal) : pelaksanaan atau
tindakan dari target yang ingin kita capai dan proses pelaksaan sehari-harinya.
5. Sikap pantang menyerah : wiiih,
penting sekali nih! Di tengah jalan mungkin ada halangan baik itu batu kerikil
maupun batu besar, disinilah pentingnya gigih,
gigih, dan gigih. Inilah yang membedakan seorang akan berhasil atau gagal
di tengah jalan.


Komentar
Posting Komentar