Hibernasi Manusia
Kalian tentu sudah pernah dengar yang namanya HIBERNASI kan?
Hibernasi tuh tidur musim dingin yang panjang yang biasa dilakuin oleh para
binatang di daerah sub-tropis, misalnya Beruang. Jadi daripada ngabisin energi mati-matian
nyari makanan di tengah badai salju yang lebat, binatang-binatang ini kebanyakan
memilih untuk makan sekenyang-kenyangnya dan tidur selama kurang lebih 3
minggu, sampe musim dingin pun lewat. Mereka menurunkan suhu tubuh, menurunkan metabolisme
dan respirasi, dan tidur dengan sangat lelap, bahkan ada beberapa jenis
binatang yang tidak mudah terbangun meski diusik oleh stimulus eksternal. Lengkapnya
soal hibernasi binatang, silahkan search sendiri di mbah google. Yang mau
saya omongin di sini adalah hibernasi nya manusia.
Ga Cuma binatang, manusia juga bisa hibernasi. Contohnya diri
sendiri deh, kalo udah pulang kemping atau acara-acara yang jaraknya jauh dan
bawa barang berat, bisa aja tidur 12 jam lebih untuk mengisi energi yang
terkuras. Tapi biasanya pas bangun dari tidur dapet sindiran dari emak, “..enak
banget yang tidur nya lama… ga diganggu lagi”. Dan terkadang bangun tidur
ngerasa kayak orang amnesia, mau ambil piring buat makan, malah masuk kamar
mandi. Pernah juga lagi tidur gitu, denger suara pesawat lewat ngomong, “..Israel
dateng ke Indonesia ya?” wah yang ini udah bahaya.
Lalu bagaimana dengan kisah Ashabul Kahfi? 7 pemuda yang
mendapat petunjuk dan beriman kepada Allah tertidur lelap dalam gua selama 309
tahun. Mereka melarikan diri dari kekejaman raja Dikyanus. Tidak ada asupan
makanan apalagi minuman karena para pemuda itu tidur non-stop selama 300 tahun-an.
Yang luar biasa, umur mereka tak bertambah sedikitpun. Lihat, betapa Maha
Besarnya Allah SWT yang telah membuat mekanisme hibernasi begitu sempurna
sehingga usia tak sedikitpun bertambah.
Tapi apa kisah Ashabul Kahfi masih berlaku di zaman modern
ini? Kalaupun ada, saya pengen lah yang kayak gitu, hibernasi tanpa menambah
umur, alias awet muda. Haha! (->> skip!)
HIBERNASI ga bisa dipake terus-terusan juga, kasian badan
kita. Jam biologisnya bisa rusak. Buat ngereset ulang itu harus setengah idup
(baca : setengah mati). Nah, sebenernya ga baik juga HIBERNASI buat kita, tapi
kalo Cuma istirahat ga melakukan aktifitas yang berat mungkin bisa lah kita
sebut HIBERNASI ala pelajar kayak kita yang dikejar-kejar tugas sekolah,
hafalan, acara luar sekolah, dll. Hehe, ga apa-apa lah kalau maksa sedikit….
(ym)


Komentar
Posting Komentar